Kamis, 30 April 2020

Jenis - Jenis Cabe Yang Ada di Dunia

Jenis - Jenis Cabe Yang Ada di Dunia

Untuk menambah pengetahuan tentang cabai, sebaiknya kita mengenal jenis-jenis cabai yang nantinya bisa dijadikan bahan untuk dibudidayakan, berikut ini jenis-jenis cabai dan sedikit penjelasanya:

  1. Anaheim Pepper


Fresh Anaheim Chiles Peppers 1.5 lbs.: Amazon.com: Grocery ...

Anaheim Pepper ialah nama cabai yang diambil dari nama sebuah daerah, nama itu diberikan karena ada seorang petani bernama emilio ortega yang membawa benih cabai ini ke daerah anaheim pada awal tahun 1900. Cabai ini terkenal dengan sebutan california chili atau magdalena, jenis cabai yang tumbuh di new mexico memiliki tingkat kepedasan yang lebih tinggi, yaitu sekitar 4500 sampai 5000 scoville units.

  1. Bishop Crown Pepper


Benih biji Cabe hias Bishop Crown | Shopee Indonesia

Mungkin ini salah satu cabai yang bentuknya paling aneh yang pernah ada, cabai ini dikenal juga dengan nama peruvian hot pepper.

  1. Bell Pepper atau Paprika


Colored Bell Pepper Paprika Stock Image - Image of store, market ...

Bell pepper atau biasanya disebut paprika, terdapat dalam 4 warna, yaitu merah, kuning, hijau, oranye, bell pepper kadang dikelompokkan ke dalam cabai yang kurang pedas atau sweet peppers, namun terdapat paprika langka yang berwarna putih dan ungu, tergantung dimana mereka ditanam dan dari varietas apakah mereka, paprika hijau berasa lebih pahit dibandingkan dengan paprika merah, kuning atau oranye.

  1. Pimento atau Cabe cheri


My Blog: 10 Cabe terpedas di dunia

Pimento atau cabai cheri yaitu cabai yang memiliki ukuran besar, merah berbentuk mirip dengan hati, panjang antara 7 – 10 cm lebar 5-7 cm, daging buahnya termasuk manis, berair, dan memiliki aroma yang lebih dibandingkan dengan jenis paprika merah, akan tetapi beberapa varietas dari pimento ini cukup pedas, pimento atau pimentao sendiri adalah bahasa portugis dari bell pepper.

  1. Cabai Gendol / Gendot, Habanero (Capsicum chinense)


cabe gendot habanero 250 gr | Shopee Indonesia

Cabai gendot merupakan spesies capsicum, cabai ini berasal dari semenanjung yucatan, cabai ini sangat pedas bahkan melebihi pedas cabai rawit, tingkat kepedasan cabai habareno mencapai 100.000-350.000 skala scoville, di indonesia bagian jawa barat jenis cabai ini dinamakan cabai gendot atau cabai bendot sedang di jawa tengah dinamakan cabai gendol, dinamakan cabai gendol karena bentuk cabai ini yang bengkak atau mengembung.
Untuk penanaman di pulau jawa sendiri persebaran cabai ini hanya sebatas perkebunan di sekitar bandung dan di sekitar dieng jawa tengah, penghasil cabai gendol yang terbesar di dunia adalah meksiko, yang tumbuh di yucatan, campeche, dan quintana roo, meskipun ada perkebunan komersial di belize, kosta rika, texas dan california.

  1. Cabai Jalapeño ( Capsicum annuum )


Asal-Usul : JALAPENO, Cabai Dengan Sensasi Membakar

Merupakan cabai yang berasal dari negara meksiko, cabai ini memiliki rasa yang begitu pedas, karena itu cabai ini biasanya dijual dalam bentuk acar dengan menggunakan kemasan botol kaca, tiriskan cabai hingga agak kering lalu cincang kasar, cabai jenis ini memiliki tingkat kepedasan 2.500 – 8.000 Skala Scoville, nama Jalapeno ini diambil dari nama ibu kota Veracruz, Meksiko.

  1. Cabai kathur (Capsicum frutescens)


corat coret suka suka: ARTIKEL ILMU ALAMIAH DASAR I

adalah cabai yang buahnya tumbuh menjulang menghadap langit (ngathur, Jawa red), warnanya hijau sewaktu muda dan jika telah masak berwarna merah tua, bila ditekan terasa keras karena jumlah bijinya sangat banyak, kadar airnya rendah sehingga dapat disimpan hingga 12 hari setelah dipetik serta tahan pengangkutan jarak jauh.
Petani akan mulai memanen 60 hari setelah tanam dan berlangsung hingga 14 bulan kalau perawatan intensif masa panen lebih lama lagi, masa panen yang panjang sangat menguntungkan petani karena dapat menikmati hasil penjualan, di tingkat konsumen harganya pernah mencapai Rp20,000/kilogram saat pasokan cabai rawit kosong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar